Wisatawan Kota Lama Dihukum Nyapu dan Pakai Rompi, Karena Tak Pakai Masker

oleh

SEMARANG, Sekitar 100 wisatawan Kota Lama mendapat hukuman lantaran tak menerapkan protokol kesehatan. Mereka mendapat hukuman sosial berupa menyapu jalan di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari menegaskan pihaknya menggandeng Satpol PP dan instansi terkait dalam giat razia ini. Ia mengaku masih ada beberapa orang yang tidak pakai masker saat berada di Kota Lama.

“Monggo wisata boleh, tapi harus tetap menerapkan protokol kesehatan. Karena kasus Covid-19 di Kota Semarang ini masih ada. Sebagian besar sudah memakai masker, tapi ada beberapa yang masih belum pakai masker,” katanya, Jum’at (21/8/2020).

Pihaknya memberikan pengawasan di Kota Lama terutama saat sore dan malam untuk mengedukasi masyarakat pentingnya menerapkan protokol kesehatan. Dia mengaku wisatawan kurang peduli saat pihaknya memberi edukasi tapi petugas tidak memakai seragam dinas.

Sementara untuk penegakkan Perwal pihaknya menggandeng Satpol PP. Adapun untuk peningkatan pengawasan dia akan menggandeng Diskominfo dengan menggunakan CCTV di beberapa titik.

“Sehingga kita bisa ketahui lewat pemantauan tersebut. Kita koordinasikan dengan Diskominfo agar bisa mengakses pengolahan data dari CCTV,” katanya.

Dia mengaku untuk pengawasan di Kota Lama memang sulit, karena tidak ada pengelolanya dan merupakan kawasan wisata terbuka.

“Parah, hari ini hampir 50 wisatawan ketangkap melanggar protokol kesehatan. Kita sita KTPnya dan suruh mereka nyapu jalan di Kota Lama,” tandas Kepala Satpol PP, Fajar Purwoto. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *