Rapimnas ADKASI di Jakarta, Rumuskan Poin – Poin Kesepakatan

oleh

JAKARTA, LENSAJATENGNEWS.COM – Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) melaksanakan kegiatan Rapat Pimpinan DPRD Kabupaten seluruh Indonesia dan Workshop Nasional ADKASI dengan tema “Sinergitas DPR RI bersama DPRD dalam mengawal revisi Perpres No. 33 Tahun 2020 dan percepatan ekonomi pasca Covid-19″ di Hotel Borobudur, Jakarta, 22 – 24 November 2020 dengan mengikuti protokol kesehatan.

Pemateri pada kegiatan kali ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri Muhamad Hudori, Direktur Jenderal Keuangan, Kementerian Keuangan RI, Dirjen PPSDM.

Ketua ADKASI, Lukman Said mengutarakan, sudah dua hari ini anggota ADKASI di Jakarta untuk merumuskan poin-poin kesepakatan atau keputusan Rapimnas ADKASI 2020.

Peserta yang hadir di acara ini mewakili tujuh zona pulau di Indonesia yang berkaitan pelaksanaan Rapimnas DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia dengan membahas peraturan pemerintahan berkaitan dengan DPRD.

“Tujuannya tentu saja selain perda-perda yang akan dihasilkan anggota dewan dapat bermanfaat di daerah masing-masing dan juga tidak bertentangan dengan peraturan pemerintah pusat,” jelasnya.

Ditempat yang sama, salah satu peserta yakni anggota DPRD Kabupaten Pringsewu, Maulana M Lahudin saat ditemui wartawan mengatakan, bahwa para pemateri sudah memaparkan kebijakan kedepan dan tentunya di daerah akan menyesuaikan dikemudian hari.

“Setelah acara Rapimnas di Jakarta ini, hasilnya akan kami bahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD, red), persiapan penetapan APBD 2021,” ujarnya, Senin (23/11) di sela acara.

Maka hasil dari sini katanya lagi, pertama akan dirumuskan lewat ADKASI mengenai materi dan sebagainya, sehingga betul-betul terlaksana dengan baik. Kedua, usai acara ini, nanti di DPRD masing-masing berusaha memulai dengan program baru dengan instruksi-instruksi walaupun baru berbentuk keputusan, belum rancangan. Tapi Kementerian terkait sudah memastikan ini akan revisi.

“Desentralisasi inikan kebijaky ada di pusat, kami daerah hanya melaksanakan,” ucap kader PKB yang dua periode menjadi anggota DPRD.

Selain itu, tema yang pada acara hari yakni peningkatan dan percepatan pertumbuhan ekonomi, tentu anggaran, baik APBN maupun APBD sepakat untuk peningkatan perekonomian rakyat, baik UMKM, Koperasi termasuk para pihak yang kena dampak Covid-19.

“Beberapa waktu belakangan ini, banyak masyarakat yang sudah tidak bekerja (PHK) akibat dampak dari pandemi Covid-19 yang juga sedang kami data,” ungkap Maulana yang juga Ketua umum Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kabupaten Pringsewu, Lampung. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *