Ketua DPW PPP Jateng : Figur Ketum PPP Mendatang, Pihak Yang Bertanggungjawab Hidup Matinya PPP Nanti

oleh

JATENG, LENSAJATENGNEWS.COM – Jelang Mukhtamar IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang rencananya akan di gelar pada 19 Desember nanti di Makassar, Sulawesi Selatan, beberapa Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP sudah mulai menyiapkan pokok-pokok pikiran.

Salah satunya DPW PPP Jateng dimana pihaknya sudah menyiapkan pokok-pokok pikiran untuk dibawa ke Muktamar nanti.
Hal ini disampaikan oleh Ketua DPW PPP Jawa Tengah, Masruhan Samsurie melalui keterangan tertulis kepada Lensajatengnews.com, Senin (23/11).

Masruhan mengatakan, pertama soal perumusan kembali PPP sebagai partainya umat Islam yang mampu menjawab tantangan jaman, misalnya mengembangkan dakwah politik yang membawa kemajuan umat. Kemiskinan, ketertinggalan di dunia pendidikan dan akhlak adalah problem umat dan bangsa yang menjadi misi PPP kedepan. Disamping ikut aktif mewujudkan wajah Islam yang lebih cantik dan simpati.

“Kami menganggap radikalisme adalah sebuah kurban dari politik “adu domba” pihak lain. Memang ada sejumlah kecil orang Islam yang jadi teroris, radikalis, eksklusif dan sebagainya. Mereka sebetulnya jadi korban stigmatisasi saja,” imbuhnya.

Lebih lanjut katanya, PPP harus terus berusaha merangkul mereka yang disebut garis keras dengan semangat hubbul wathon (cinta tanah air). Selanjutnya pokok pikiran PPP Jateng adalah akan memilih figur-figur pengurus DPP yang secara rasional mampu menyelamatkan PPP dari Parlemetary Threshold (PT) pada pemilu 2024 nanti.

“Tidak hanya figur ketum saja, tapi semua pengurus DPP sebagai pihak bertanggungjawab hidup matinya PPP nanti. Jadi kepemimpinan yang kolektif kolegial. Cari figur ketum yang ideal sulit, karena itu harus mengedepankan kerja tim untuk DPP kedepan. Munculnya banyak figur kandidat ketum hal yang bagus. DPC-DPC PPP se- Jateng sudah sangat dewasa dalam memilih figur ketum yang tepat.

Editor : Is. Idris
Sumber : Ketua DPW PPP Jawa Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *